DON’T BE AFRAID

Satu hal yang harus di pelajari dalam hidup ini adalah tentang rasa takut. Dari mana asal takut, seperti apa bentuknya, bagaimana menghilangkannya. Pernahkah kita berpikir, bahwa kita hanya membutuhkan tak lebih dari 1 menit untuk mengeluarkan keberanian kita. Lalu perubahan sedang terjadi.

Saya pernah menaksir teman kerja saya yang pada saat itu punya jabatan lebih tinggi dari saya. Saya hanya seorang karyawan bagian maintenance komputer dan dia seorang Officer keuangan. Yang mana dari baju kerja saja sudah terlihat perbedaannya. Namun sekarang dia menjadi istri saya. Awalnya sayan hanya diberi no HPnya dari seorang kawan. Namun ketakutan untuk memulai pendekatan sangat besar. Lalu saya berpikir untuk tidak membandingkan status jabatan. dan perlahan-lahan perubahan terjadi, Dari SMS hingga kencan. dan pada akhirnya kamimenikah. Dan saya rasa itu karena saya menngesampingkan betapa tingginya perbedaan kami, yang ternyata di mata dia perbedaan itu tidak ada.

Satu kejadian lagi yang membuat saya belajar mengontrol rasa takut dalam pikiran saya. Dimana ketika saya telah bekerja pada satu perusahaan selama lima tahun sampai jabatan saya menjadi seorang supervisor. namun saya merasa gaji saya tidak berubah sebanding dengan jabatan saya. Ada rasa tidak puas. Lalu tanpa sadar saya menjelek-jelekkan manajemen perusahaan yang tidak memperhatikan karyawan. Hingga kinerja saya menurun. Dan tiba-tiba saya berpikir, jika saya melakukan pekerjaan saya dengan baik dan bahkan melebihi harapan dari pimpinan perusahaan says mungkin akan dipertimbangkan. Langsung saya mendapat motivasi dari diri saya seemdiri, saya menentukan target di atas terget perusahaan. dan ketika tercapai, pimpinan tidak juga melirik saya. Perasaan saya waktu itu kecewa. dan saya beranikan diri menghadap direktur, dan mengatakan ” Kedatangan saya ke ruangan Bapak adalah untuk meminta Bapak agar mempertimbangkan gaji saya. Dengan prestasi yang saya capai selama ini”

Ketika saya sadar kalimat itu saya ucapkan tidak lebih dari 1 menit. Saya tahu kemungkinan yang saya terima hanya ditegur oleh bagian HRD atau permintaan saya di luluskan. Dan ternyata setelah 1 minggu, Gaji saya di naikkan. melebihi pengharapan saya.

Rasa takut itu asalnya dari pemikiran kita yang terbentuk dari pengalaman-pengalaman dari diri sendiri ataupun dari pihak lain. Pengalaman buruk ketika dirampok akan membuat kita merasa takut jika kita bertemu dengan preman. Atau teman kita bangkrut dalam usaha handphone bisa membuat kita takut untuk usaha handphone. Rasa takut datang ketika mental kita belum siap dengan kekecewaan yang akan kita alami.

Beberapa rekan mengatakan bahwa dia tidak takut tapi berhati-hati, Bukan kah hati-hati adalah reaksi dari takut. Dan sebenarnya karena kita takut akan mengalami sesuatu maka kita berhati-hati.

Ambil satu keputusan / langkah pertama. lalu ketakutan itu hanya akan jadi prasangka. Setelah kita mengambil langkah pertama kita akan tahu bagaimana selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s