IN TIME = TIME IS YOUR LIFE

In Time, film yang dibintangi Justin Timberlake ini menceritakan tentang suatu bentuk kehidupan manusia yang berbeda dari kehidupan kita sekarang ini. Bukan hanya time is money yang berlaku dalam kehidupan, namun time is everything. Diceritakan pada awal bahwa manusia dilahirkan dengan diberi tenggat waktu 25 tahun + 1 tahun. Sehingga ketika sampai usia 25 tahun waktu yang tersisa untuk mereka hanyalah 1 tahun.

Uniknya “waktu” ini dapat ditransfer ke sesama manusia lain. Semua jenis bisnis menggunakan waktu sebagai alat tukar. Seperti harga secangkir kopi = 4 menit, tiket bus = 1 jam dan lain sebagainya. Lalu kemana “waktu” itu ketika orang-orang membayar segala sesuatu keperluannya. Waktu terkumpul di tempat orang-orang yang menyediakan keperluan-keperluan manusia yang lain. Dan harga waktu juga ditentukan oleh mereka-mereka yang memiliki bisnis tersebut. Sehingga seluruh keluarga memiliki waktu berabad-abad untuk hidup dan yang termasuk kaum miskin hanya memiliki waktu yang semakin cepat berkurang dan semakin dekat dengan ajal atau time out.

Film ini membuat saya berpikir , keadaannya tidaklah berbeda jauh dengan kehidupan nyata. Dimana kesejahteraan, penghargaan, pelayanan hanya dapat diperoleh orang-orang kaya yang uangnya didapat dari memeras rakyat kecil dengan segala jenis propaganda yang mengatasnamakan kepentingan rakyat.

Kembali ke film, Wll, tokoh utama di film ini, tiba-tiba mendapat pemberian dari orang tak dikenalnya yang memiliki waktu hingga 100 tahunan. Tentu saja mendapat waktu hingga 100 tahun membuat Will ingin pergi ke zona Greenwich, zona dimana orang-orang yang memiliki waktu berabad-abad. Banyak adegan-adegan ironis seperti ketika ibu Will kehabisanwaktu ketika ingin merayakan ulang tahun bersama Will. Dan dia mengalami time out di detik-detik akan bertemu Will.

Kisah petualangan di mulai ketika Will sampai di Zona greenwich dan bertemu Sylvia. Dari situlah cerita ini mengalir dimana Will dan Sylvia berubah menjadi ‘Robin Hood’ untuk kaum di zona miskin.

Saya pikir film ini banyak menginspiasi saya agar lebih menghargai waktu , melakukan yang terbaik yang saya bisa dengan sisa waktu yang saya miliki.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s