SAYA SEDANG TERPURUK

Terus terang, saya sedang dalam masa yang sulit. Ketika saya memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dan ingin memulai bisnis. Namun ketika saya sadari semuanya tidak semudah yang saya perkirakan. Saat inilah masa sulitku berlangsung.

Pada mulanya saya mulai membaca buku-buku tentang membuka usaha, dengan modal nekat, cara gila, hutang, dan lain sebagainya. Yah, saya memakai  cara-cara yang mereka tuliskan dalam buku mereka. Dari buku Ippho Santosa, Purdy Chandra, Andrie Wongso, Bahkan sang begawan bisnis Bob Sadino. Saya menyukai cara mereka berbisnis.  Tapi, saya sedang dalam kesulitan besar ketika tidak berpikir panjang tentang rencana-rencana bisnis. Saya memulai dengan modal hutang yang cukup besar, namun menjalankan usaha yang menghasilkan kecil. Tidak seperti yang dibayangkan.

Saya memotivasi diri dengan kalimat-kalimat Andrie Wongso plus Mario Teguh, tapi tak membuat saya merasa lebih baik. Inilah perasaan-perasaan yang saya alami saat ini, takut, kesal dengan kemempua saya, dan ada sedikit penyesalan yang tidak saya akui.

Disituasi seperti ini saya masih belum menemukan jalan keluar, saya kehilangan krestifitas, atau mungkin juga saya belum menemukannya. Orang-orang tertentu mungkin mendapatkan kretifitas disaat mereka terdesak.  Tapi saya belum merasakannya. keberanian mungkin sudah mulai hadir dalam keterdesakanku. Tapi belum menunjukkan hasil.

Orang-orang sukses selalu menceritakan kesusahan mereka dulu ketika masih belum sukses, kemudian cerita-cerita tentang liku-liku perjuangan mereka, lalu muncul tips-tips dan motivasi2 dari mereka. Kebanyakan cara mereka terlihat sangat mudah karena kita sudah tahu akhir dari kesusahan mereka.

Pada dasarnya semua kejadian  dalam hidup kita adalah pola yang berulang-ulang. Naik dan turun. Sekarang saya sedang ingin membagikan cerita dan kebingungan yang saya alami. karena saya sedang di ujung tanduk kegagalan.

Saya tidak mengatakan bahwa penulis-penulis buku motivasi dan bisnis itu buruk. Hanya saja kadang keadaan mereka dan saya berbeda. Kondisi psikologisnya juga berbeda. tapi ada satu keadaan umum yang sama yang bisa dikondisikan sama. Yaitu keadaan dimana kita harus berusaha sekuat mungkin bahkan keyika hanya ada satu kemungkinan. dan itu adalah kegagalan.

Tapi setidaknya kita bisa merasakan usaha naksimal kita.

2 responses to “SAYA SEDANG TERPURUK

  1. Kepada anda yang sedang terpuruk, sekarang pun saya sedang mengalaminya sama seperti anda…bahkan saya sendiri tidak tahu harus bagaimana lagi…sudah saya pusing memikirkan bagaimana nasib keluarga saya ini karena pendapatan lebih kecil daripada pengeluaran…..Uang gaji saya dan isteri saya hanya cukup buat bayar hutang2 kami….Kebutuhan semakin bertambah. Saya sendiri tidak tahu harus berbuat apalagi untuk merubah nasib saya dan keluarga saya ini…saya sekarang ini merasa gagal menjadi seorang Suami dan Ayah di keluarga saya ini. Kadang orang lain beranggapan kalau saya mempunyai pekerjaan yang lumayan enak ( seorang IT ) padahal mereka tidak mengetahui seberapa besar gaji saya, yang sebenarnya jauh di bawah standar gaji seorang IT. Lagipula saya menyadari kalo saya memang bukan lulusan sarjana, hanya berbekal pengalaman.

    Apalagi dalam kondisi seperti ini, yang saya herankan kenapa seakan-akan pintu usaha ataupun rizki saya malah semakin tertutup ? saya coba cari2 sampingan atau bisnisan dan hasilnya malah belum kelihatan terus.

    Dengan kondisi seperti ini, aku hanya bisa pasrah dan berserah diri pada Sang Pencipta, semoga ke depannya ada cahaya terang dalam hidupku…….Amin

    • Tetap optimis… selepas kemarau akan datang musim hujan… dan ketika panen jangan lupa sisihkan sebagian hasil untuk menghadapi kemarau… ini hanya siklus… sabar aja tunggu giliran, roda terus berputar…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s