SEDEKAH = PENDAPATAN 7 x GAJI

Pernahkah anda merasakan bahwa sedekah itu susah. Atau bagi yang Muslim, ber zakat itu berat. Dalam berbagai macam ajaran agama di dunia. Membantu sesama manusia , bukan sesama agama, adalah perbuatan berpahala besar. Dalam ajaran Islam khususnya, memberi sedekah tidak akan membuat miskin orang yang memberi sedekah. Namun terkadang pribadi orang tersebut selalu berorientasi dengan matematika. Dimana gaji satu bulan hanya cukup untuk menghidupi anak istri. tidak ada dana untuk sedekah. Gimana mau sedekah buat makan aja susah. kira-kira seperti itu pernyataan yang sering dilontarkan.

Saya pernah menyaksikan sendiri, bagaimana pengusaha besar bersedekah secara besar ke yayasan islam dan panti asuhan kristen. Sedangkan pengusaha tersebut adalah seorang Kong hu chu. Ada pula teman saya seorang Hindu  menyumbangkan sebagian tabungannya untuk pembangunan masjid di kampungnya.

Dan saya sendiri, sebelum menyaksikan hal tersebut. Karena saya seorang muslim. Enggan bersedekah untuk yayasan Katolik. Bahkan enggan dan berat untuk memasukkan uang 1.000 ke kotak masjid pada saat Sholat jumat. Betapa saya malu pada diri sendiri. Ketika bos saya menyumbang ke yayasan islam melalui saya. Betapa malu saya dengan tetangga Hindu saya. Ketika dia menyumbang uang dan saya hanya menyumbang tenaga.

Sejak saat itu orientasi sedekah saya berubah. Tidak ada yang tahu hitung-hitungan Tuhan. Hitung-hitungan Tuhan tidak seperti matematika manusia. 2 – 1 = 1, tidak demikian. Ketika kita membelanjakan uang kita di jalan Tuhan, demi kemanusian khususnya. Dan tanpa perhitungan. Tuhan pasti mengganti dengan yang lebih dari yang kita berikan.

Hal ini selaras dengan hukum kertertarikan. Law of Attraction. Poin terpenting adalah perasaan yang selaras dengan keyakinan. contoh, ketika saya memberi sedekah kepada orang, anggap saja 50.000. saya akan merasa bahwa 50.000 itu sedikit karena saya ikhlas memberikannya. ada perasaan bahwa 50.000 itu sedikit karena saya merasa punya banyak uang. Dan yakin Tuhan akan memperhitungkan amal saya. Perasaan banyak uang akan mendatangkan lebih banyak uang. Namun perasaan tersebut harus ada pemicu yang tepat. salah satunya sedekah. Sedangkan pemicu yang tidak tepat akan membuat kita lebih banyak kehilangan uang, contohnya berfoya-foya, membeli barang yang tidak perlu dan lain sebagainya.

Mulailah berzakat, bersedekah, dan beramal. Mulai sekarang dan seterusnya. Tanpa menunggu ikhlas.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s